photo IKLAN_zps0bd7cdbd.png

Rabu, 15 Mei 2013

Pengertian Aglomerasi Industri

     
Aglomerasi Industri yaitu pemusatan industri di suatu kawasan tertentu dengan tujuan agar pengelolanya dapat optimal. Gejala aglomerasi industri itu disebabkan karena hal-hal berikut :
Adanya persaingan industri yang semakin hebat dan semakin banyak.
Melaksanakan segala bentuk efisiensi di dalam penyelenggaraan industri.
Untuk meningkatkan produktivitas hasil industri dan mutu produksi.
Untuk memberikan kemudahan bagi kegiatan industri.
Untuk mempermudah kontrol dalam hubungan tenaga kerja, bahan baku, dan pemasaran.
Untuk menyongsong dan mempersiapkan perdagangan bebas di kawasan Asia Pasifik yang dimulai tahun 2020.
Melakukan pemerataan lokasi industri sesuai dengan jumlah secara tepat dan berdaya guna serta menyediakan fasilitas kegiatan industri yang berwawasan lingkungan.
Proses aglomerasi (pemusatan) industri keberhasilannya banyak ditentukan oleh faktor teknologi lingkungan, produktivitas, modal, SDM, manajemen dan lain-lain.
Pada Negara-negara yang sedang mengalami aglomerasi industri, terdapat dualisme bidang teknologi. Dualisme teknologi adalah suatu keadaan dalam suatu bidan ekonomi tertentu yang menggunakan tehnik dan organisasi produksi yang sangat berbeda karakteristiknya. Kondisi ini mengakibatkan perbedaan besar pada tingkat produktivitas di sektor modern dan sektor tradisional, seperti keadaan berikut ini :
a.       Jumlah penggunaan modal dan peralatan yang digunakan.
b.       Penggunaan pengetahuan teknik, organisasi, dan manajemen.
c.       Tingkat pendidikan dan keterampilan para pekerja.
Faktor-faktor ini menyebabkan tingkat produktivitas berbagai kegiatan sektor modern sering kali tidak banyak berbeda dengan kegiatan yang sama yang terdapat di Negara maju. Sebaliknya sektor tradisional menunjukkan perbedaan banyak karena keadaan sebagai berikut :
a.       Terbatasnya pembentukan modal dan peralatan industri.
b.       Kekurangan pendidikan dan pengetahuan.
c.       Penggunaan teknik produksi yang sederhana.
d.       Organisasi produksi yang masih tradisional.

Gejala Aglomerasi Industri Disebabkan oleh:
a) Persaingan industri yang semakin hebat dan semakin banyak
b) Pelaksanaan segala bentuk efisien dalam penyelenggaraan industry
c) Peningkatan produktivitas hasil industry dan mutu produksi
d) Pemberian kemudahan bagi kegiatan industry
e) Kemudahan control dalam hubungan tenaga kerja
f) Persiapan menyongsong perdagangan bebas di kawasan ASIA pasifik yang dimulai tahun 2020
g) Pemerataan lokasi industry sesuai gengan jumlah secara tepat dan berdaya guna serta menyediakan industry yang berwawasan lingkungan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar