Sabtu, 18 Mei 2013

DEFINISI BIJI


Organ tumbuh-tumbuhan berupa ovulum (bakal biji) yang matang yang tumbuh berkembang dan membesar dengan didahului atau tanpa didahului amphimixis ( pollinasi dan fertilisasi). Biji (bahasa Latin:semen) adalah bakal biji (ovulum) dari tumbuhan berbunga yang telah masak. Biji dapat terlindung oleh organ lain (buah, pada Angiospermae atau Magnoliophyta) atau tidak (pada Gymnospermae). Dari sudut pandang evolusi, biji merupakan embrio atau tumbuhan kecil yang termodifikasi sehingga dapat bertahan lebih lama pada kondisi kurang sesuai untuk pertumbuhan.

II.        BAGIAN-BAGIAN BIJI
 -Tangkai Biji/Tali Pusat (Funikulus)
Tangkai pendukung biji, yang menghubungkan biji dengan tembuni/papan biji (plasenta) atau tangkai tempat menggantungnya bakal biji.
Jika biji masak, tali pusat lepas sehingga pada biji terlihat bekas yang disebut pusat biji (hilus)
-Kulit Biji (Spermodermis)
•           Umumnya kulit biji berasal dari integumentum/ovule yang mengalami modifikasi
            selama proses pembentukan biji berlangsung
•           Biasanya kulit luar biji keras dan kuat berwarna kecoklatan sedangkan bagian dalam
            tipis berselaput.
•           Kulit biji berfungsi melindungi biji dari kekeringan, kerusakan mekanis, serangan
            cendawan dan insekta
•           Pada Angiospermae (tumbuhan biji tertutup),biji memiliki 2 lapisan, yaitu kulit luar (testa) yang tipis tetapi keras dan kulit dalam (tegmen/kulit ari) seperti selaput
•           Pada Gymnospermae (tumbuhan biji terbuka), biji memiliki 3 lapisan, yaitu lapisan luar yang tebal berdaging. Lapisan tengah yang kuat keras dan berkayu, serta lapisan dalam yang tipis seperti selaput, contoh: biji melinjo

Alat-alat tambahan pada spermodermis
1.         Ala (sayap)
Memudahkan biji disebarkan oleh angin.
-spatodea  ( spathodea campanulata)
2. Coma (bulu)
Memudahkan biji disebarkan oleh angin, memudahkan biji dapat air , merupakan penonjolan rambut halus dari sel-sel kulit luar biji . contoh : biji kapas (gossypium sp)
2.         Arilus (selimut/selaput biji)
3.         Merupakan tempat cadangan makanan , funiculus tumbuh melebar, menyelimuti permukaan biji
4.         Arillodium (selimut/selaput palsu)
5.         Merupakan tempat cadangan makanan,pinggiran microphyl (carancula) yang tumbuh melebar , menyelimuti permukaan bjii.
6.         Hillus (hillum = pusat biji)
Tempat pertukaran gas /zat bekas jalan masuknya buluh tepung sari ke dalam ovulum waktu fertilisasi.
7.         Caruncula
Pinggiran microphylyang berkembang membesar, menonjol kelurar dari spermodermis. Contoh biji jarak ( Ricinus communis )
8.         Chalaza
Berkas-berkas pembuluh yang terletak pada pertemuan integumentum dengan pangkal nucellus. Contoh biji anggur ( Vitis vinifera)
9.         Raphe (tulang biji)
Terusan funiculus pada biji. Contoh biji jarak ( Ricinus communis).
-Inti atau Isi Biji (Nucleus Seminis)
Merupakan semua bagian biji yang terdapat di dalam kulit biji, sehingga disebut juga isi biji
Terdiri dari :
•           Lembaga (embryo)
            Merupakan calon individu baru atau suatu tanaman baru yang terjadi dari bersatunya         gamet-gamet jantan dan betina pada suatu proses pembuahan. Embryo yang         perkembangannya sempurna akan terdiri dari struktur-struktur, calon pucuk, calon akar, cadangan makanan dsb.
•           Putih lembaga (albumen)
            Jaringan berisi cadangan makanan untuk masa permulaan kehidupan tumbuhan baru          (kecambah)
Selain bagian di atas, biji mempunyai bagian yang lain yaitu :
- Papan Biji atau Tembuni (Placenta)
Tempat pelekatan biji pada daun buah
-Pusat Biji (HILUS)
Tempat pelekatan tangkai biji pada biji
-Salut atau Selaput Biji (Arillus)
Bagian tangkai biji yang berubah menjadi selaput biji

III.       AMPHIMIXIS DAN APOMIXI
 1.         Amphimixis adalah reproduksi melalui proses seksual yang melibatkan pembuahan telur melalui sperma.
 Biji : sperma + ovum  zigot (2n)
Ovulum           Biji fertil (Subur)
      
 2.         Apomixis adalah reproduksi aseksual tanpa pembuahan- mengembangkan atau menghasilkan tanpa hubungan seksual. Ini adalah istilah botani (juga dikenal sebagai apogomy) yang digunakan sehubungan dengan banyak tanaman. Apomixis dapat terjadi dalam dua cara: ketika embrio muncul dari telur yang tidak dibuahi diproduksi tanpa meiosis, yang disebut agamugenesis, sebuah nucellar embrio terbentuk dari jaringan sekitarnya nucellus.. Benih yang dihasilkan pada umumnya identik dengan tanaman utama.. Contoh apomixis adalah Hawthorns, shadbush, putih balok, berry hitam, dandelion, dll Baru-baru ini, telah ditemukan bahwa benih cemara Sahara didapatkan dari serbuk sari tanpa bantuan genetik dari induk betina. Ini berbeda dari amphimixis yang reproduksi melalui proses seksual yang melibatkan pembuahan telur melalui sperma.
       -           Tanpa feertilisasi
-           Macam-macam apomixes :
1.         Partenogenesis : 
-           Embrio dari biji berasal dari ovum haploid  steril  parthenogenesis haploid. Contoh : Leunca (Solanum Nigrum)
-           Ovum  diploid  parthenogenesis diploid
Contoh : Taraxacum, Alchemillia
3.         Apogami : embrio dari bij
4.         berasal dari s4l haploid  sel synergial, sel          antipoda  steril.
Contoh: Lilium sp.
      3. Adventif embryonic
      4. Poliembrioni
-           Dalam 1 biji terdapat lebih 1 embrio
-           Dalam 1 ovulum : - amphimixis
                                    - apogamic
                                   - adventif embrioni
-    Dari 1 biji yang berkecambah  1 tanaman
     Contoh : Jeruk (Citrus Sp) ; Mangga (Mangifera indica) ; dukuh (Lansium   domesticum)
Ovulum           Biji Steril (Mandul)
                      Tanpa fertilisasi



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar